Home > Movies > Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief

Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief

February 14, 2010 Leave a comment Go to comments

Petir milik Zeus dicuri! Raja para dewa ini pun gusar dan menyatakan perang bila dalam sepuluh hari senjata tersebut tidak kembali. Tuduhan Zeus (Sean Bean) pun jatuh kepada Percy Jackson (Logan Lerman), putra Poseidon (Kevin McKidd) sang dewa lautan. Di lain pihak, Percy yang tidak tahu identitas sebenarnya bahwa dia adalah putra Poseidon, hidup sebagai remaja biasa bersama ibunya, Sally (Catherine Keener) dan ayah tirinya. Percy diam-diam dilindungi oleh Chiron (Pierce Brosnan), seorang centaur, yang menyamar sebagai gurunya dan Grover (Brandon T. Jackson), seorang satyr, yang menyamar sebagai teman Percy yang cacat. Identitas Percy pun terungkap setelah seorang fury menyerangnya di museum. Bersama ibunya dan Grover, Percy pergi ke perkemahan remaja khusus keturunan para dewa atau demigod untuk dilatih sebagai pahlawan. Percy berkenalan dengan Anabeth (Alexandra Daddario), putri Athena, dan Luke (Jake Abel), putra Hermes. Bersama Anabeth dan Grover, Percy bertualang menuju Tartarus untuk menyelamatkan ibunya yang ditawan Hades (Steve Coogan) dan ke Olympus untuk mengembalikan petir Zeus yang ternyata dicuri oleh… Luke!

Mengecewakan! Ternyata penjahat yang mencuri petir sang dewa agung Zeus hanya seorang remaja yang kecewa pada ayahnya. Begitu mudahnya Zeus diperdaya seorang remaja keturunan manusia. Menurut di forum IMDB, berdasarkan pada novelnya, penjahat sesungguhnya adalah Hades dan klimaksnya adalah pertarungan Percy dan Hades. Yep, film ini diangkat dari novel karya Rick Riordan dengan judul yang sama. Katanya sih banyak perbedaan antara buku dan filmnya, baik dari nama tokoh sampai alur ceritanya.

I’m a big fan of Greek mythology karena dari kecil udah dicekokin buku-bukunya. Jadi Zeus, Hades, Poseidon, Athena, dan semua tentang mitologi Yunani itu sangat familiar buat gw. Beberapa penggambaran yang keliru agak mengganggu. Here’s some notes by my sister:

1.Kalo mereka mau ‘menitis’ Percy dari Perseus, itu konyol. Perseus yang asli adalah anak dari Zeus, bukan Poseidon.

2.Zeus,Poseidon dan Hades memang bersaudara tapi mereka nggak pernah bertengkar dan Hades sebetulnya nggak jahat,dia cuma punya sifat keras dan pemarah karena dia penguasa orang mati,dan juga dia nggak bisa dilumpuhkan

3.Penggambaran Persefone yang gw paling nggak setuju. Persefone anak dari Demeter, dewi pertanian yang diculik Hades untuk diperistri. Karakter Persefone lembut dan nrimo,nggak seliar yang ada di film. Tambahan: ‘Hiburan’ Persefone karena tidak bahagia berada di Dunia Bawah adalah dengan diizinkannya setiap musim semi untuk naik ke dunia bertemu dengan Demeter, ibunya.

4.Penjaga berkerudung yang nganter Percy pake perahu itu Kharon,tugasnya nganter orang yang udah mati ke Tartarus (kerajaan bawah tanah) lewat sungai suci Stiks. Kharon sebetulnya nggak bisa disogok dengan apapun,dia beberapa kali nganter orang hidup karena diancam dan diperdaya,tapi nggak disogok.

5.Anjing penjaga pintu neraka itu namanya Kerberus,di mitos asli wujudnya anjing berkepala tiga.

6.Wujud Athena selalu pake helm perang dan bawa tombak.

7.Perseus memang memenggal kepala Medusa lewat pantulan perisainya,dan kepala itu masih punya kekuatan untuk membekukan siapa saja. Tujuan Perseus memenggal kepala Medusa karena dia punya misi membawa kepalanya ke hadapan seorang raja licik yang ingin memperistri ibunya dan menyingkirkan Perseus.

Tapi syukurlah para dewa di Olimpus tidak berpakaian seperti Hades dan Persefone yang mengingatkan gw sama serial Xena dan Hercules-nya Kevin Sorbo: kostum berbahan kulit dan mengekspos belahan dada.

Selain dari beberapa kekeliruan itu, Percy Jackson lumayan untuk ditonton karena spesial efeknya. Untuk cerita, sebenarnya gw lebih mengharapkan sesuatu yang lebih sebagai cerita campuran mitologi kuno dan realita zaman modern. Nama Chris Columbus sebagai sutradara film ini sebenarnya menjadi jaminan mengingat dia adalah sutradara dua film Harry Potter. Jadi, dengan ramuan yang mirip: petualangan remaja di alam mitologi, “seharusnya” Percy Jackson sama enjoyable dan booming-nya dengan Harry Potter. Secara keseluruhan, gw menikmati film ini melalui karena ini memang genre favorit gw.  Selamat menikmati petualangan Percy Jackson!

Advertisements
Categories: Movies
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: